Home / News / Pemerintah

Sabtu, 7 Desember 2024 - 08:18 WIB

Dedikasi Kristina Dewi dari SLBN Kota Langsa Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

LANGSA, Habanusa – Menjadi guru bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) tentu berbeda dengan guru di sekolah umum. Karena anak-anak yang diajarkan memiliki kekurangan dibandingkan anak lainnya.

Kondisi itulah yang dirasakan oleh Kristina Dewi SPd yang selama 14 tahun mengajar di SLB.  Sekarang beliau merupakan Plt Kepala SLB Negeri Kota Langsa.

Misi mulia Kristina jalani selama mengasuh anak-anak berkebutuhan khusus ini. Tidak hanya  ingin anak didiknya bisa baca atau menulis, ia juga berusaha keras mendidik dan mengajar agar para siswa SLB yang dipimpinnya memiliki keahlian sesuai bakat dan minatnya.

Sebagai Plt kepala sekolah, Kristina memiliki visi terwujudnya Kepemimpinan Pembelajaran di sekolah baik itu  guru maupun murid-murid di kelas.

Berbagai praktik baik sudah dilakukan oleh Kristina, salah satunya “Praktik Baik Transformasional Kepemimpinan Pembelajaran dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran yang Menyenangkan dan Berpihak pada Murid di SLB Negeri Kota  Langsa” itu pula akhirnya membawa Kristina bisa meraih prestasi di tingkat provinsi hingga membawanya mewakili Aceh ke kancah nasional.

Ia meraih penghargaan juara terbaik satu Kepala Sekolah inovasi pada Jambore GTK Hebat 2024  yang diselenggarakan oleh Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Aceh

“Sejak memimpin di (SLB) saya mulai melaksanakan praktik baik, membangun kolaborasi bersama warga sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kepemimpinan Pembelajaran menggali potensi GTK dan murid-murid di SLB yang saya pimpin,” ucapnya.

Awalnya memang agak sulit karena perlu adanya kesepakatan bersama dalam bergerak memajukan sekolah. Melalui Kurikulum Merdeka dan penerapan kurikulum Aceh sesuai syariat Islam dan budaya Islami yang ada di Aceh.

“Alhamdulillah, dengan tim dan kolaborasi bersama warga sekolah semua dapat diterapkan,” ujar wanita kelahiran Jakarta bulan September 1975 lalu.

Kristina pada Sabtu (7/12) menceritakan, pengalamannya menjadi guru dan Plt Kepala SLB terasa sangat berkesan dijalani, karena anak-anak berkebutuhan khusus perlu sentuhan kasih sayang yang tulus dari seorang pendidik.

“Alhasil, pada penilaian GTK berprestasi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, dengan praktik baik (Kepemimpinan Pembelajaran Berbasis Muatan Lokal di SLB Negeri Kota Langsa) saya berhasil meraih juara tiga,” ungkapnya.

Sedangkan Nilawati SPd (SLBN Jantho, Aceh Besar) meraih juara satu mendapatkan hadiah umrah, dan Nur Aisah Nasution SPd (SLBN Aceh Jaya) keluar sebagai juara dua.

Keberhasilan semua ini dipersembahkan untuk warga SLB Negeri Kota Langsa yang selalu mendukung program- program yang telah dibuat berdasarkan kesepakatan bersama.

Kristina merasa haru menerima hadiah yang diserahkan  Plt Sekda Aceh yang  didampingi Kadisdik Aceh pada momen peringatan Hari Guru Nasional (HGN) di halaman Kantor Gubernur Aceh, 5 Desember 2024.

Share :

Baca Juga

News

Wabup Aceh Selatan Angkat Bendera Biru Muda : Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor

News

Serahkan Sertipikat di Bali, Menteri Nusron Ungkap Manfaat Sertipikasi Tanah untuk Perekonomian

News

Kota Denpasar Terapkan Integrasi NIB, NOP, dan NIK, Menteri Nusron Jamin Adanya Kenaikan Pendapatan Daerah

News

Buka Rakor GTRA Provinsi Bali, Menteri Nusron Ingatkan Kepala Daerah Prioritaskan Masyarakat Miskin sebagai Subjek TORA

News

Pesan Menteri Nusron kepada Jajaran di Bali: Transformasi Layanan Pertanahan Harus Sejalan dengan Perubahan Perilaku Masyarakat

News

Libatkan Mitra Kerja, Menteri Nusron Ajak MASKI Ikut Perkuat Manajemen Administrasi Pertanahan

News

Targetkan Realisasi hingga 98%, Menteri Nusron Laporkan Progres Capaian Anggaran dalam RDP Bersama Komisi II DPR RI

News

Jadi Relawan Gempa Cianjur, Ibu Eva Tergugah untuk Alih Media ke Sertipikat Elektronik